Niat

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

sungguh mulia hadist Rasulullah SAW. Di dalam hadist pertama dari kumpulan hadist arbain AN-Nawawiyah tersebut disampaikan perihal niat. kata Imam Syafi'i, niat merupakan sepertiga agama. oleh karena itu hadist ini perlu menjadi perhatian bersama. 

Pada saat yang sama, niat seseorang untuk melakukan sesuatu dapat banyak. Misal niat untuk pergi ke suatu tempat diniatkan pula untuk mengerjakan hal lain. meskipun begitu, ada niatan utama mengapa kita melakukan suatu amal. di dalam hadist di atas disampaikan bahwa sebaik-baik niat yakni niat kepada Allah dan Rasulnya. 

boleh jadi kita mendapatkan niat lain selain Allah dan Rasul-Nya. akan tetapi niatan terebut takkan pernah sampai kepada niat terbaik. sedangkan niat karena Allah dan Rasulnya menjamin kebahagiaan. apa pasalnya? karena Allah merupakan Rabb semesta alam yang meguasai segala hal. demkian pula. Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi umat sehingga saat umat meneladani sunnah Rasulullah kita insyaallah mendapatkan kebahagiaan. 

semoga niat kami untuk menggenapkan agama merupakan niat yang tulus karena Allah azza wa jalla. semoga Allah jaga niat baik kita semua, sehingga dengan niatan baik tersebut Allah menolong kita. 

Komentar